Archive for November, 2006
Dapat dari milis HME-NET, dipost sama teman gua Arie. Kalau melihat list ini, nggak heran gua jadi goblok sekarang… Paling sedikit 5 dari 10 terjadi sama gua! Ckckck…
1. Tidak Sarapan Pagi Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.
2. Makan Terlalu Banyak Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.
3. Merokok Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.
4. Mengkonsumsi gula terlalu banyak Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak.
5. Polusi Udara Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.
6. Kurang Tidur Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.
7. Menutup kepala saat tidur Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.
8. Menggunakan pikiran saat sakit Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.
9. Kurang menstimulasi pikiran Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.
10. Jarang berkomunikasi Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak jadi kurang terlatih.
Apa ini bisa disembuhkan?
1 Comment »
Tadi sore, sekitar jam 15.00, salah satu beban pikiran gua terangkat: UTS Medan udah lewat! Bisa nggak urusan nanti, yang penting sekarang nggak usah mikirin itu dulu…
Tadi sore harusnya ada halal-bihalal RK sama Boulevard, cuma karena mereka rapat dll. akhirnya nggak jadi, terus jadinya nonton acara musik jazz Apres di KBL. Boleh juga sekali2 nonton jazz, hehe… apalagi seseorang yang ditunggu-tunggu muncul walaupun cuma ngobrol dikit… Perjuangan masih panjang, Eru!!
Abis itu… nonton Detective Conan Live Action, prequelnya Detective Conan gitu tapi yang main orang beneran! Ceritanya kelasnya Shinichi dan Ran wisata gitu ke sebuah pulau terus ada orang yang menyebut dirinya "KIDNAPPER" melakukan pencurian ginjal… eh, itu mah kidney-taker ya, tapi loe pasti tahu kejahatan sebenarnya apa. Sebagai adaptasi komik tentunya ada beberapa bagian yang kerasa aneh, karena manusia nggak berekspresi dan berpakaian seperti tokoh komik, tapi di sisi lain feel komiknya lumayan dapat.
Tapi apa yang membuat gua tetap bangun sampai lewat jam setengah tiga pagi? Nggak lain adalah Google Earth! Buat yang belum tahu, Google Earth itu pada dasarnya program peta dunia digital 3 dimensi yang bisa dizoom sampai keliatan mobil2 di jalan, dan juga bisa dikasih model 3D gedung biar rasanya beneran terbang di atas kotanya. Selain itu, lokasi2 di peta bisa dikasih placemark yang bisa dibagi sama seluruh pengguna GE di dunia, jadi bisa tukaran berbagai macam informasi.
Nah, inilah yang gua lakukan selama satu jam terakhir, sebelum gua mutusin buat ngeblog dan abis ini tidur. Gua jalan2 keliling dunia terus baru sadar ada beberapa tempat yang belum ada placemarknya. Maka gua bikin deh. Yang gua bikin tadi misalnya Simpang Dago, Cisitu Asylum, sama LIPI. Kalau mau liat semua placemark yang gua udah publikasiin, silakan ke forumnya Google Earth terus cari semua posting yang dibikin sama petewarrior (kalau mau tahu caranya download aja dulu Google Earth).
Ngeliat kaya gini gua tadi sempat mikir, kenapa dulu gua nggak suka pelajaran geografi? Padahal gua suka jalan2, ngeliat dunia, ngeliat budaya dan orang2 yang beda, makanya nanti kalau udah kaya mau jadi backpacker (amiin)… Kemungkinannya dua: karena gua males, atau karena kurikulum geografinya malesin. Gua pilih yang kedua. Hehe.
Yah, gitulah, mau cerita aja sih, sekalian promosi placemark bikinan gua… Good night! … Eh, good morning kali ya…
1 Comment »
Zaman sekarang sebagian orang udah mulai bosan dan muak dengan dominasi korporat. Salah satu perwujudannya kadang2 gua lihat dalam dunia perfilman, terutama film Hollywood. Udah ada yang protes dengan sesuatu yang bernama product placement.
Yang dimaksud product placement adalah penggunaan barang atau penampilan iklan dari merk yang beneran ada di dunia nyata. Jadi kaya iklan terselubung gitu. Sebenarnya emang wajar aja kalau para produsen pingin numpang masang iklan di film2, yang bakal ngeliat kan banyak, dan emang itulah fungsi iklan.
Dari segi filmnya sendiri, menurut gua sebenarnya penggunaan produk beneran juga bisa ngasih efek positif, misalnya:
- Bikin penonton lebih familiar sama dunia di dalam film. Misalnya James Bond dikasih liat pakai jam tangan Omega, naik Aston Martin, sama minum Smirnoff, untuk menekankan gaya hidup dia yang bergelimang kemewahan (kecuali waktu ditangkap tentara Korut, hehe). Back to The Future, I, Robot, sama Minority Report juga nampilin beberapa merk kaya Nike, Audi, Lexus, sama Gap. Di Toy Story, beberapa mainannya beneran dijual di toko (bukan sebagai merchandise film), kaya Mr. Potato Head (yang bilang "I’m from Playskool") sama Etch-A-Sketch.
- Efek komedi. Waktu nonton Evolution gua ngakak ngeliat monsternya berhasil dihabisi pake shampo Head & Shoulders. Huahaha! Udah gitu katanya tiga pemeran utama filmnya di akhir film sok2 bikin parodi iklan Head & Shoulders juga… Ada lagi di Batman & Robin, parodi iklan kartu Visa waktu Batman ngeluarin Batcard.
Tapi tentunya product placement nggak akan diprotes kalau nggak dirasa mengganggu. Ini contoh beberapa kasus product placement yang gua pernah liat dan rasanya mengganggu:
- The Island: Masa di sanctuary terakhir manusia perlu2nya dikasih liat barang2 bermerk Puma sama XBox? Katanya dunia luar udah nggak bisa dihuni… Pantesan rahasianya bocor
- I, Robot: "Converse, vintage 2004" Dialog itu menurut gua bener2 nggak penting. Ditambah lagi Det. Spooner (Will Smith) diceritain ngoleksi barang2 abad 20, jadi filmnya punya kesempatan nampilin CD player JVC, dll.
- Splinter Cell: Pandora Tomorrow: Ini bukan film, tapi game. Beberapa kali adegan yang melibatkan HP perlu2nya diclose-up biar ketahuan bentuknya Sony Ericsson P910i sama T630, lengkap dengan Memory Stick. Salah satu orang yang ditemui Sam sok2 komentar lg tentang P910i, "Nice PDA." Lagian emangnya HP gituan cukup kuat dan canggih ya dibawa nyusup2?
- Tusuk Jelangkung: Film ini, selain mirip video klip, juga mirip iklan Honda Stream. kalau nggak salah semua tokohnya juga doyan Lipton Ice Tea. Atau itu Jelangkung pertama ya?
Jadi, product placement itu baik atau buruk? Menurut gua sih, seperti segala sesuatu di dunia ini, tergantung. Kalau product placement bikin filmnya jadi janggal, maksa, atau semacamnya, ya jelas jelek. Tapi sisi baiknya ya itu tadi, bikin dunia dalam film jadi lebih nyata dan membantu penonton menyatukan dunia dalam film dengan dunia nyatanya sendiri.
Menurut loe?
No Comments »
Gua baru sadar, ternyata gua punya kebiasaan yang cukup buruk. Apa itu?
Kalau ngasih kado orang, suka lupa gua kasih nama sendiri, atau tanda tangan. Biasanya itu karena gua ngerasa toh kado/kartunya udah gua desain sendiri, jadi udah ada identitas gua, padahal kan nggak semua orang ngerti lambang peté gua.
Hm, bukannya gimana2 ya, cuma kan nggak enak ngasih barang ke orang lain tanpa identitas. Kesannya gua jadi kaya secret admirer gt, padahal gua udah kenal orangnya, hehe… Lagipula tulisan tangan bisa ngasih kesan yang lebih manusiawi.
Semoga nggak terulang lagi deh…
1 Comment »
Orang-orang yang sering berada di sekitar gua tentu sering ngedengar gua mengucapkan kata di atas. "SEMPRENGKENG!!!" Dan biasanya yang baru dengar akan mengajukan pertanyaan yang sangat wajar:
"Apaan sih artinya?"
Hm, apa ya? Sebenarnya sih nggak ada. Kata ’semprengkeng’ itu kata yang multifungsi. Bisa digunakan misalnya sebagai:
- Umpatan/pengungkap kekesalan yang nggak menyinggung siapa-siapa, beda dengan ‘brengsek’ atau ‘bangsat’ yang udah dianggap kata kasar.
- Kata trademark yang gua banget.
- Indikator seberapa banyak gua udah mempengaruhi orang (akhir2 ini udah ada teman gua yang mulai make kata itu)
- Pemancing tawa, karena banyak yg nganggap bunyi kata itu lucu.
- Nick main CS kalau lagi dipecundangi, biar nggak ngerusak image nick utama gua, hehe.
- Kata buat ngatain adik bungsu gua yang entah kenapa sebel kalau gua panggil itu. Diduga sih karena dekat dengan kata (King) Kong.
- dan banyak lagi…
Kalau mengenai asal katanya, ’semprengkeng’ itu plesetan dari Sempalong dan Brengkolang. Dua kata itu adalah nama file penyebar virus Brontok yang dulu sempat menghebohkan kota Bandung, termasuk ITB. Mungkin si pembuat Brontok sebel ya, tapi toh dia nggak bakal protes karena itu bakal ngebongkar identitasnya, yang sama aja dengan mengantar nyawa, hahaha!
Jadi, kalau loe kesal, iseng, suka dengan kata itu, atau apa aja, jangan lupa dengan ucapan yang sangat indah…
SEMPRENGKENG!!!
No Comments »
|